Luapan Sungai Kamali Rendam Tiga Desa

Sumber:Koran Tempo - 22 Desember 2011
Kategori:Banjir di Luar Jakarta
PINRANG -- Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Kamali mengakibatkan sungai yang melintas di Kecamatan Duampanua tersebut meluap sekitar pukul 23.00 Wita, Selasa lalu. Akibat luapan sungai, tiga desa terendam, yakni Bungi, Buttu Sawed, dan Maroneng, termasuk fasilitas umum, seperti sekolah dan puskesmas. Luapan tersebut juga melumpuhkan transportasi darat selama 5 jam, sehingga terjadi kemacetan sepanjang 10 kilometer.
 
"Air bah yang merendam perkampungan datang dari arah utara dan timur. Saat itu hujan turun dan sempat mati lampu," kata Hawa, 45 tahun, warga Desa Bungi, kemarin. Banjir semalam merupakan banjir terbesar sepanjang 10 tahun terakhir. Awal Desember lalu juga sempat terjadi banjir, tapi tidak separah kali ini.
 
Pantauan Tempo, banjir semalam masih menyisakan genangan air di sejumlah kolong rumah panggung milik warga dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter. Tak hanya itu, banjir semalam mengakibatkan air sumur warga tercemar. “Airnya menjadi kuning, sehingga tidak layak lagi untuk dikonsumsi,” kata Munawarah, 30 tahun, warga Buttu Sawe. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama untuk konsumsi, warga menggunakan air galon. Camat Duampanua Abdul Rahman meminta warga yang memiliki sumur bor membagi airnya ke warga lain sambil menunggu kondisi air sumur kembali jernih.
 
Banjir juga sempat merendam beberapa fasilitas umum, seperti puskesmas dan sekolah. Kepala Puskesmas Duampanua, Andi Silviani, mengatakan pelayanan mengalami gangguan lantaran kondisi kantor yang berlumpur. “Tapi kami tetap melayani pasien yang datang,” katanya.
 
Gedung-gedung sekolah juga tak terhindar dari banjir. bahkan banjir merobohkan pagar salah satu sekolah dasar di Bungi. "Kami tidak bisa berkonsentrasi menghadapi ulangan dengan kondisi ruang kelas yang berlumpur,” kata Reski, siswa SDN 169 Buttu Sawe. Guru Reski, Syafruddin, mengatakan tidak meliburkan siswanya lantaran sedang ujian. “Mereka terlambat masuk kelas karena terlebih dulu harus membersihkan ruang kelas yang berlumpur,” ujarnya.| SUARDI GATTANG


Post Date : 22 Desember 2011