Kalibaru Dihantam Banjir Bandang

Sumber:Jawa Pos - 07 September 2010
Kategori:Banjir di Luar Jakarta

BANYUWANGI - Banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi sekitar pukul 06.00 pagi kemarin (6/9). Akibat musibah ini, beberapa bangunan rumah jebol. Bahkan, ada rumah warga Dusun Terongan, Desa Kebunrejo yang nyaris rata dengan tanah.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan koran ini menyebutkan, banjir bandang yang berlangsung sejak pukul 06.00 tersebut datang secara tiba-tiba. Warga sekitar sungai anakan Sungai Kalibaru sama sekali tidak menduga dengan datangnya air bah tersebut. Begitu banjir terjadi, mereka tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya lari menyelamatkan diri.

Sementara itu, barang-barang perabot rumah tangga, kendaraan, serta ternak peliharaan warga terpaksa harus jadi korban. Harta benda dan ternak itu banyak yang hanyut terbawa air bercampur lumpur tebal tersebut.

Warga juga tidak bisa berbuat banyak ketika banjir bandang tersebut menjebol dan meratakan bangunan rumah miliknya. ''Kita hanya pasrah melihat dari jauh setelah berhasil menyelamatkan diri," kata beberapa warga.

Hingga kemarin siang, warga terlihat masih sibuk membersihkan puing rumahnya yang hancur. Warga juga sibuk mengeluarkan lumpur yang masuk ke rumahnya. Sedangkan sebagian warga lainnya hanya bisa bengong meratapi kejadian tersebut. ''Siapa yang nggak sedih dengan kejadian ini," tutur seorang nenek korban banjir.

Data yang berhasil dihimpun wartawan koran ini menyebutkan, setidaknya ada empat rumah berdinding tembok jebol akibat diterjang banjir bandang tersebut. Tiga rumah tersebut masing-masing milik Pak Wa/Pak Sa, Pak Saleh, dan Bu Se.

Selain itu, ada dua rumah berdinding gedek yang nyaris rata dengan tanah. Rumah yang ambruk ini milik Pak Rudi, dan Pak Mad. Beberapa kandang kambing juga terlihat raib disapu aliran air bercampur lumpur.

Sedang beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan cukup parah. Perabotnya habis dibawa arus banjir, dan rumahnya kemasukan lumpur. ''Sepeda motor dan kambing saya juga terbawa banjir," kata Pak Rudi.

Kapala Desa Kebunrejo, Abdullah H. Sajuti mengaku belum bisa menaksir kerugian akibat banjir bandang tersebut. ''Saya baru saja dari lokasi banjir. Sampai sekarang, staf kami masih mendata rumah-rumah dan bangunan lain yang rusak. Nilai kerugian juga belum tahu," ujarnya saat ditemui di kantornya kemarin.

Mengenai tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak, Kades Abdullah berharap bisa menumpang di tetangganya. ''Biar numpang di tetangga-tetangganya dulu," ujarnya.

Sementara itu, beberapa warga menyebutkan, banjir bandang tersebut juga melanda kawasan di Desa Banyuanyar dan Desa Kalibaru Wetan. ''Banjir bandang juga sangat parah di sana. Air dan lumpur masuk ke rumah-rumah penduduk," kata Subrawi, warga Dusun Lekap, Desa Banyuanyar.

Hal sama juga disampaikan Muhdlar, warga Desa Kalibaru Wetan,. Dia menyebutkan, air disertai lumpur bukan hanya masuk ke rumah penduduk. ''Tapi juga masuk ke pasar. Hanya, banjir bandang ke Kalibaru Wetan ini skalanya lebih kecil," tuturnya. (azi/bay)



Post Date : 07 September 2010