Dua Kelurahan Kebanjiran

Sumber:Koran Sindo - 21 Maret 2011
Kategori:Banjir di Luar Jakarta

PANGKALAN BALAI – Drainase di Kecamatan Talang Kelapa, tepatnya di Km 16- 18 Palembang- Betung, tak berfungsi. Akibatnya, saat air pasang dan hujan turun terus-menerus, dua kelurahan yakni Sukajadi dan Tanah Mas terendam banjir. Kemarin, drainase Sungai Seluang kembali tidak berfungsi.

Akibatnya,setelah hujan turun selama empat jam pada malam harinya,belasan rumah di dua kelurahan tersebut terendam banjir setinggi mata kaki orang dewasa. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuasin Rislani Ghofar mengungkapkan,kapasitas aliran air sudah sangat padat, sehingga mengakibatkan goronggorong yang menjadi aliran air ke dua sungai itu sudah tidak dapat berfungsi. “Kejadian banjir di dua lokasi itu disebabkan drainase anak sungai sudah tidak mampu lagi mengalirkan luapan air hujan, di mana tidak ada paritparit alternatif untuk pengalihan air,”terang Rislani kemarin.

Kondisi di mana tak berfungsinya aliran sungai tersebut,lanjut dia, lebih disebabkan padatnya pembangunan rumah toko (ruko) dan pemukiman penduduk.“ Ya, aliran anak sungai sudah tertutup pembangunan rumah dan ruko sehingga tidak berfungsi lagi. Akibatnya, terjadi banjir di sekitar lokasi tersebut,” jelas Rislani. Karena itu,menurut Rislani, salah satu solusi untuk mengantisipasi pendangkalan Sungai Seluang dan Gasing, yakni dengan membuat saluran primer. Caranya,dengan mengalihkan aliran melalui sungai buatan sepanjang satu kilometer. “Saat ini,upaya yang dilakukan baru mendata kemungkinan untuk dibuatkan saluran anak sungai buatan guna mengalihkan aliran air di dua sungai tersebut.

Rencananya,aliran air buatan dibuat menyeberang jalan negara,”terang dia. Namun,rencana pengalihan melalui pembuatan sungai buatan tersebut masih harus berkoordinasi dengan pemerintahan provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan. “Karena sudah menjadi kawasan padat penduduk, ditambah adanya utilitas sarana publik, seperti pipa gas Pertamina, pipa air dan pipa telepon.Maka, usulan pembuatan aliran sungai buatan dilakukan secara bertahap bersama provinsi,”imbuh dia. Rislani memprediksi,untuk pembuatan aliran sungai akan memakan anggaran lebih dari Rp300 juta.“Bisa lebih dari itu. Karena belum menghitung pembebasan lahan penduduk dan pembangunan box culvertdi jalan negara, termasuk kerja sama multisektoral,”tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan yang turun sejak Sabtu malam (19/3) di Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, tepatnya di Km 16, mengakibatkan wilayah Kelurahan Sukajadi dan Tanah Mas terendam banjir. Terutama, di daerah aliran anak sungai yang saat ini sudah padat berdiri ruko. Bahkan, banjir juga mengakibatkan arus lalu lintas di dua kelurahan tersebut mengalami kemacetan. Pantuan SINDO,hujan yang terjadi sejak malam hari itu mengakibatkan aktivitas masyarakatterganggu. Tara,35,warga Sukajadi, mengungkapkan, hujan yang terjadi menyebabkan aliran air dari kelurahan yang lebih tinggi mengalir ke kawasan yang lebih rendah.

Warga asli Talang Kelapa ini menuturkan, dalam dua tahun terakhir, bencana banjir sudah kerap terjadi. “Baru dua tahun inilah terasa nian banjirnyo. Dulu,juga banjir tapi langsung mengalir.Tapi, sejak ruko-ruko dibangun di atas aliran anak Sungai Seluang, mengakibatkan banjir makin sering,”tukasnya. tazmalinda



Post Date : 21 Maret 2011