Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan

Sumber:Koran Sindo - 01 November 2010
Kategori:Banjir di Luar Jakarta

PAGARALAM(SINDO) – Terjangan banjir bandang yang melanda 7 kelurahan di dua kecamatan dalam Kota Pagaralam dini hari kemarin menyebabkan ratusan hektare (ha) sawah yang siap panen,hancur berantakan.

Selain merusak sawah, banjir bandang yang diakibatkan tingginya curah hujan belakangan ini, juga merusakan sejumlah infrastruktur di sepanjang aliran Sungai Selangis, antara lain tiga jembatan penghubungan antardesa putus serta puluhan kebun kopi rusak. Banjir bandang juga menyebabkan tanaman padi tertimbun lumpur. Bahkan, ada di antara lahan persawahan yang hanyut terbawa arus air sungai saat bencana alam itu melanda pukul 04.00 WIB.

Warga setempat hanya bisa pasrah, lantaran butiran padi yang hampir matang, dipastikan tak bisa dipanen. Sumarno, 42, warga Dusun Ayiksalak Kecamatan Dempo Utara kemarin mengatakan, hujan yang mengguyur Kota Pagaralam mulai Jumat hingga Sabtu malam lalu, menyebabkan daerah aliran Sungai Selangis meluap,dan merusak ratusan hektare sawah dan kebun kopi milik warga.

“Banjir bandang yang paling parah melanda dua kecamatan,yaitu Dempo Utara dan Pagaralam Selaan, sehinggamengakibatkanSungai Lematang,Selangis,Air Betung dan beberapa sungai lainnya, meluap. Bahkan, derasnya arus sungai menyebabkan ratusan hektare padi rusak,”ungkap Sumarno kemarin. Sebelum banjir bandang melanda, menurut Sumarno, terlebih dahulu turun hujan deras hampir semalaman. Tingginya volume mendorong permukaan air sungai naik 2 sampai 3 meter.

Akibatnya, arus sungai mengalir cukup deras, keruh dan kecoklat-coklatan karena bercampur lumpur. Saat banjir bandang menerjang, lanjut dia, bukan hanya terjadi luapan air, melainkan banyak pula pohon, ranting kayu, rumpun bambu serta sampah,yang ikut terbawa arus sungai,tersangkut serta menimbun sawah dan kebun kopi. “Selain itu,banjir bandang terjadi akibat hutan di hulu sungai sudah banyak yang rusak,seperti akibat perluasan perkebunan, hutan gundul, dan daerah aliran sungai (DAS) banyak rusak, termasuk kawasan lereng Gunung Dempo akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab,”tuding Sumarno.

Hal senada diungkapkan Mahmuddin, 38,warga Kecamatan Pagaralam Selatan. Menurut dia, hampir sebagian besar daerah aliran Sungai Selangis, terutama di tiga kecamatan mengalami kerusakan cukup parah akibat dihantam banjir badang. Dihubungi secara terpisah, Wakil Wali Kota Pagaralam Ida Fitriati didampingi Kepala Badan Kesbang Linmas dan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pagaralam Yapani Rachim mengatakan,

pihaknya segera menurunkan petugas untuk mengecek daerah yang rusak parah akibat dihantam banjir bandang. Hasilnya,segera dilaporkan kepada pemerintah sehingga bisa diambil tindakan untuk dilakukan penanggulangan segera.Memang,saat ini, curah hujan di Kota Pagaralam cukup tinggi, sehingga menyebabkan air sungai sering meluap. (m marzuki)



Post Date : 01 November 2010